AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan
yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web
mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa
pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh
pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.
Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral).
Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak
pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan
pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung
melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan
yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs
akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan
tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google
dengan pemasang iklan tersebut.
sweet
Saturday, March 24, 2012
Friday, March 23, 2012
Penatalaksanaan Pada kehamilan Ektopik
Pada umumnya dilakukan laparotomi. Dalam tindakan demikian, beberapa ha harus diperhatikan dan dipertimbangkan yaitu sebagai berikut:
1. Kondisi ibu pada saat itu
2. Keinginan ibu untuk mempertahankan fungsi reproduksinya
3. Lokasi kehamilan ektopik
4. Kondisi anatomis organ pelvis
5. Kemampuan teknik bedahmikro dokter
6. Kemampuan teknologi fertilisasi in vitro setempat
Hasil pertimbangan ini menentukan apakah perlu dilakukan salpingektomi pada kehamilan tuba atau dapat dilakukan pembedahan konservatif. Apabila kondisi ibu buruk misalnya dalam keadaan syok, lebih baik dilakukan salpingektomi. Pada kasus kehamilan ektopik di pars ambularis tuba yang belum pecah biasanya ditangani dengan menggunakan kemoterapi untuk menghindari tindakan pembedahan.
ISU PERAWATAN SEHARI PADA ANAK
Proporsi
wanita pekerja yang memiliki anak terus menanjak. Pertumbuhan partisipasi
wanita yang cepat dalam tenaga kerja memberikan arti adanya suatu pertumbuhan
yang berlangsung bersamaan dengan perawatan anak bagi anak anak usia prasekolah
hingga usia sekolah.
Banyak ibu-ibu
sekarang, ditantang tidak hanya dengan kompleksitas bagaiman meningkatkan anak
mereka tetapi juga menghadapi realita ekonomi dan sosial dari kehidupan dalam
abad pergerakan dan industrialisai tinggi, dipaksakan untuk memutuskan siapa
dapat membantu mereka dalam upaya perawatan sehari. Persis pada saat ketika
kasih sayang antara ibu dan anak keliatan menjadi begitu penting, kebanyakan
ibu harus dihadapkan dengan kebutuhan perawatan sehari.
Para ibu dan
sejumlah ilmuwan sosial membahas persoalan ini bahwa perawatan sehari pada
akhirnya tidak sebaik perawatan yang diberikan oleh ibunya. Misalnya, Levine
(1988) berpendapat bahwa terdapat bukti penting bahwa anak-anak di “perawatan
hari” menderita lebih banyak penyakit dan masalah emosional (cemas akibat
berpisah) daripada mereka yang tetap berada dirumah bersama ibu, dan mereka
bersosialisasi secara memperhatinkan apabila mereka dikirim ke perawatan sehari
terlalu dini atau terlalu lama. Kagan (1978) tidak berbeda pendapat, ia
mengemukakan bahwa dalam studi-studi yang ia telaah, tidak ada perbedaan hasil
yang dicapai antara anak yang tinggal di rumah dengan ibu dan mereka yang
secara teratur berpartisipasi dalam perawatan sehari.
Hofferth dan
philips (1987) melaporkan evaluasi mereka sendiri tentang pekerjaan dari ibu.
Mereka menemukan bahwa pekerjaan dari ibu tidak memiliki pengaruh positif dan
negatif yang konsisten terhadapa anak. Netralitas dari temuan-temuan riset ini
jelasnya mempunyai pengaruh penting terhadap jaminan bagi ibu-ibu yang bekerja
bahwa bekerja tidak menimbulkan masalah.
Thursday, March 22, 2012
MEMBESARKAN ANAK DALAM KELUARGA RESIKO TINGGI
Ada banyak sekali suasana
yang digambarkan dalam literatur, yang kemungkinan besar menimbulkan stres yang
berlebihan terhadap orang tua dan keluarga. Keluarga yang sedang stres
merupakan keluarga memiliki resiko tinggi. Berdasarkan teori sistem, kita tahu
efek riak terjadi ketika stres dialami oleh seorang anggota keluarga atau
sebuah subsistem. Karena efek ini, keseluruhan sistem keluarga pada akhirnya
akan dipengaruhi. Interaksi-interaksi dan hubungan-hubungan antara orang
tua-anak sebagian akan terpengaruh, dan ketika hubungan orang tua – anak terpengaruh,
perilaku menjadi orang tua pun akan terganggu pula (membesarkan anak).
Stresor-stresor yang
menimbulkan keluarga-keluarga beresiko tinggi, berasal dari ibu seperti ibu yang
masih remaja, anak seperti seorang anak yang menderita sakit yang membahayakan
hidup atau lungkungan keluarga seperti bencana lokal. Contoh-contoh situasi
beresiko tinggi ini adalah sebagai berikut. Ketika terdapat suatu hubungan
perkawinan yang disfungsional maka hubungan ini mempengaruhi orangtua-anak
secara negatif. Malahan, dari begitu banyak studi yang dilakukan terbukti bahwa
ketika ibu amat terganggu, kemampuan menjadi oarng tua mereka menurun tajam
(Shapiro, 1983). Jika orang tua memiliki anak anak sakit yang serius, perawatan
terhadap anak menjadi begitu serius sehingga hanya terdapat sisa waktu yang
sedikit saja. Lalu anak dan ibu terikat dalam hubungan mereka dan anak anak
yang lain akan terlantar.
Dengan demikian, membesarkan
anak pada sibling yang sehat maupun sakit pun terganggu. Orangtua sering
memperlakukan anak mereka sakita atau cacat dengan cara yang berbeda-beda yang
khusus atau yang rentan. Ini menciptakan masalah-masalah terentu ketika
orangtua mencoba kembali pada praktik-praktik menjadi orangtua yang normal.
Subscribe to:
Posts (Atom)


